Senin, 28 Mei 2012

Jejaring Sosial Google+ Sudah Menjaring 62 Juta Pengguna

 

Jejaring social besutan Google yang dikenal dengan Google+ dilaporkan telah mempunyai banyak pengguna baru. Jejaring sosial ini sekarang sudah memiliki lebih dari 62 juta pengguna dan bertambah sebanyak 625 ribu pengguna tiap harinya.
Yang mengejutkan adalah hamper seperempat dari semua pengguna Google+ bergabung pada bulan Desember. Jika peningkatan jumlah pengguna terus seperti ini, diprediksikan  bahwa Google+ akan mencapai 100 juta pengguna di tanggal 25 Februari 2012, 200 juta pengguna di 3 Agustus, dan akan mengakhiri tahun 2012 dengan 293 juta pengguna.
Menurunnya popularitas Facebook akibat kasus Timelinenya disinyalir menjadi penyebab para pecinta jejaring sosial berpindah ke Google+, namun hal ini tidak bisa serta merta dijadikan sebuah acuan bahwa Google+ sudah mengalahkan Facebook, karena sampai saat ini, Facebook masih menjadi raja jejaring sosial.

 

Nokia Dulu HP Sejuta Umat Kini HP Sepi Peminat


Pada akhir 1990an hingga awal tahun sekitar tahun 2008, ponsel Nokia seolah menjadi ponsel sejuta umat. Terutama di Indonesia, Nokia mengalahkan para pesaingnya seperti Siemens, motorola, samsung dan lain-lain. Pun juga di kancah dunia, Nokia terbukti menjadi produsen ponsel terbesar.


Namun seiring munculnya iPhone dari Apple dan ponsel berbasis Android, Nokia kini mulai tenggelam. Terlebih dengan munculnya raksasa ponsel baru dari Kanada, Research in Motion dengan ponsel BlackBerrynya. Nampaknya Nokia kehilangan semangat untuk mencoba menciptakan teknologi baru jika dibandingkan dengan para pesaingnya tersebut. Terbukti, dari berbagai survey pasar, para konsumen cenderung memilih ponsel Android, BlackBerry maupun iPhone. Ketiga ponsel tersebut selalu menempati posisi tiga besar dari berbagai survey yang dilakukan oleh beberapa pihak.
Lalu bagaimana dengan ponsel dari Nokia. Perusahaan dari Finlandia ini kini seolah tengah ditinggalkan para konsumennya. Mereka tengah berduka. Dulu Nokia yang membanggakan OS mobile Symbian, kini mulai meninggalkannya. Mereka pun beralih untuk menggunakan OS dari Microsoft, Windows Phone Mobile.
Tak cukup dengan hal tersebut, Nokia kini juga tengah melakukan efisiensi besar-besaran. Menurunnya tingkat penjualan, nampaknya mulai mempengaruhi kondisi ekonomi Nokia. Terbaru mereka melakukan pemecatan secara besar-besaran terhadap 3500 pegawainya. Padahal pada awal tahun ini, mereka juga melakukan langkah serupa terhadap 6800 peneliti dan pegawai mereka lainnya.
Bayangkan saja, tingkat penjualan ponsel Nokia kini ‘hanya’ 97,87 juta unit pada quarter kedua, menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 111,47 juta unit. Dengan jumlah penjualan tersebut, mereka hanya meraih 22,8 persen market share, turun dari 30,3 persen. Tak hanya itu, OS Symbian juga mengalami hal serupa, meraih 22,1 persen market share pada quarter 2, turun drastis dari 40,9 persen pada tahun lalu.
Entah langkah apalagi yang harus dilakukan oleh Nokia untuk tetap dapat bersaing dengan RIM, Apple, maupun Ponsel Android. Terbaru, mereka dirumorkan akan mengembangkan sistem operasi baru yang berbasiskan Linux dan ditujukan untuk ponsel low end. Namun apakah hal ini cukup untuk mengembalikan kedigdayaan ponsel Nokia?

Android 5.0 Jelly Bean Penerus Ice Cream Sandwich Bakal Meluncur Kuarter 2 2012?



Android 4.0 Ice Cream Sandwich saat ini hanya memiliki satu persen dari pangsa pasar Android, tetapi Google tampaknya tidak memperlambar peluncuran versi Android terbaru di mana Rumor terbaru menginformasikan bahwa rilis berikutnya Android - 5.0 Jelly Bean - akan dilakukan pada kuartal kedua tahun ini.
Menurut informasi DigiTimes yang sering dapat diandalkan, mengutip info dari para pembuat pasokan Taiwan, Android 5.0 Jelly Bean akan membawa optimasi lebih lanjut untuk perangkat layar yang lebih besar - yaitu tablet dan komputer netbook.
Salah satu fitur kunci dari rilis Android mendatang adalah kemampuannya untuk dual-boot Chrome OS. Platform berbasis cloud ini masih berjuang untuk membuat dampak dan Google jelas berencana menggunakan Android sangat populer untuk mengubah itu.
Dual-boot juga akan membuat Android 5.0 Jelly Bean lebih mudah masuk ke pasar dari pembuat komputer. Mengingat popularitas Asus Transformer Prime, kami kira ada ceruk untuk komputer ultra-portabel dengan baterai yang bisa bertahan sangat lama dan kinerja yang baik, walau mereka tidak menjalankan OS desktop biasa seperti Windows atau Linux.
Kemungkinan peluncuran Android 5.0 Jelly Bean bisa terjadi pada 27 Juni hari ketika acara Google I / O dimulai.